Archive for September, 2006

Nias Akan Masuk Salah Satu Daftar Warisan Budaya Dunia

Medan (SIB)

Pulau Nias akan masuk menjadi salah satu daftar warisan budaya dunia. Menuju arah tersebut tim ahli dari Unesco melakukan berbagai persiapan salah satunya mencari data untuk meneliti keadaan Nias.
Richard A Engelhardt dan Graham Brooks tim dari Unesco tersebut melakukan konsultasi dengan Balai Arkeologi Medan, Kamis (7/9) guna merumuskan langkah-langkah apa yang harus dilakukan dengan badan ini dalam jangka pendek dan jangka panjang mewujudkan Nias menjadi salah satu daftar warisan dunia. (more…)

Pemekaran Daerah Turunkan Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 28 September 2006
Hasil penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkapkan pemekaran daerah berdampak pada penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat. (more…)

Yahobu ! Manere-nere si alabe …

E. Halawa*

Bahasa adalah konvensi. Itulah pernyataan yang sering kita dengar yang berkaitan dengan pemunculan istilah atau kebiasaan berbahasa dalam bahasa apa pun. Maka, suatu istilah baru dapat saja muncul, sejauh disepakati, diterima oleh penutur bahasa itu, meskipun itu terkadang bertentangan dengan kaidah-kaidah umum bahasa yang bersangkutan. Konvensi adalah salah satu cara melalui mana suatu bahasa berkembang. Konvensi biasanya dimunculkan oleh ‘komunitas’ yang mempunyai pengaruh tertentu karena keahliannya, dominasi ekonomi atau sosialnya, atau karena kegiatan khusus tertentu yang digumuli, dan sebagainya. (more…)

Bupati Nias Usulkan 5 Kecamatan ke DPRD Jadi Kota Otonom

Gunungsitoli, (Analisa)

Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya di Kota Gunungsitoli Nias, Bupati dan Wakil Bupati Nias merencanakan akan mengusulkan ke DPRD setempat Kecamatan Gunungsitoli menjadi satu kota otonom. (more…)

Selangkah Maju Menumbuhkan Rasa “Saling Percaya”

Oleh: Mathias J. Daeli

Pertemuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nias dengan Panitia Pemrakarsa & Pembentukan Propinsi Tapanuli (P4T) tanggal 12 September 2006, memiliki arti penting dan strategis dalam upaya mewujudkan gagasan Propinsi Tapanuli. (more…)

Lindungi Bahasa Daerah dengan Payung Hukum

[SEMARANG] Payung hukum baik berupa undang-undang maupun perda sangat penting untuk melindungi bahasa daerah dari ancaman kepunahan akibat gempuran arus globalisasi. Payung hukum itu bersifat mengikat, karena berisikan langkah-langkah kebijakan yang bersifat teknis sehingga memudahkan sosialisasi kepada masyarakat, terutama melalui pendidikan formal. (more…)

Nias dan Tapanuli, Bagian Tak Terpisahkan Baik dari Sejarah Maupun Wilayah

Nias (SIB)

Warga atau rakyat daerah Kabupaten Nias mendukung sepenuhnya rencana dan perjuangan pembentukan Propinsi Tapanuli sebagai realisasi pemekaran daerah Propinsi Sumatera Utara, dan minta dilibatkan dalam proses dan gerakan perjuangan perwujudan propinsi baru itu karena Nias sejak awalnya memang bagian tak terpisahkan dari rangkaian wilayah pemerintahan Keresidenan Tapanuli dulunya. (more…)

Duduk Satu Meja

E. Halawa*

I Catatan 12 September 2006

Ajakan Ketua DPRD Nias, Ingati Nazara kepada Tim Pemrakarsa Propinsi Tapanuli untuk datang ke Nias membicarakan kemungkinan bergabung / tidaknya Nias ke dalam Propinsi Tapanuli kita sambut baik. (more…)

Banyak Keuntungan Bagi Nias Bila Menjadi Bagian Propinsi Tapanuli

Medan (SIB)

Ketua DPD II Partai Golkar Nias, Agus H Mendrofa menilai banyak keuntungan bagi Kabupaten Nias bila menjadi bagian dari Propinsi Tapanuli, khususnya dalam upaya percepatan pelaksanaan pembangunan daerah dan pengembangan pariwisata. (more…)

Partai Demokrat Minta Pempro dan DPRDSU Segera Proses Pembentukan Propinsi Tapanuli

Jakarta (SIB)

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Hadi Utomo, Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI Syarif Hasan dan Ketua Komisi II DPR RI EE Mangindaan sama-sama memandang bahwa usul pembentukan Propinsi Tapanuli sangat layak diwujudkan. Karena itu, Pemerintah Derah Propinsi Sumut (Pempropsu) dan DPRDSU diminta segera memproses pengusulannya ke pemerintah Pusat dengan melengkapi semua persyaratan yang diperlukan. (more…)