Medan (SIB)
Ketua Umum Dewan Penasehat Panitia Pembentukan Propinsi Tapanuli DR GM Panggabean meminta Panitia dapat bekerja lebih keras untuk dapat mewujudkan terbentuknya segera Propinsi Tapanuli, memperhatikan di tengah-tengah masyarakat pada dewasa ini mulai timbul rasa kurang sabar dan desakan untuk terbentuknya Propinsi Tapanuli tersebut semakin menggebu-gebu. Seperti Gamki (Gerakan Angkatan Muda Kristen) Sumut telah menetapkan limit waktu, agar Propinsi Tapanuli dapat terealisasi akhir tahun ini juga.

Mahasiswa Universitas Katolik (Unika) St Thomas Medan juga sudah menyatakan mendukung, dan siap “action” apabila diperlukan. Pak GM mengharapkan, setelah Tim Gabungan untuk pembentukan Propinsi Tapanuli tersebut terbentuk baru-baru ini, yang diketuai Sekda Propinsi Sumatera Utara, diharapkan pekerjaan Panitia dapat berjalan lebih cepat dan bukan sebaliknya. Pak GM juga memberi informasi kepada Panitia, Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing telah menyatakan mendukung terbentuknya Propinsi Tapanuli, namun beliau mempertanyakan soal ibukotanya.

Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia SH MHum, juga sudah menyatakan mendukung, sedang Bupati Nias Binahati B Baeha SH sudah sejak awal menyatakan mendukung, maka Panitia sebenarnya tinggal “jemput bola”. Oleh karena itu Pak GM minta agar Panitia menetapkan jadwal, kapan dan siapa berangkat ke Humbahas, Nias, Nias Selatan, Dairi dan Pakpak Bharat.

Namun Pak GM melihat, akan lebih efisien sekiranya pihak Pempropsu berkenan mengundang Bupati/Walikota terkait ke Medan untuk membicarakannya. Hal itu dikemukakan kepada Panitia ketika datang berkunjung ke Kantor SIB, Sabtu (22/7) kemaren. Lebih rinci, Pak GM menjelaskan, waktu Wapres Jusuf Kalla meresmikan dimulainya pembangunan Bandara di Kuala Namu, baru-baru ini, semua Bupati dan Walikota hadir. Pak GM bertemu dengan Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia SH MHum dan Bupati pada waktu itu dengan jelas mengatakan kepada Pak GM, beliau mendukung pembentukan Propinsi Tapanuli dan siap rekomendasi dukungannya.

Ketika Presiden SBY datang ke Medan menghadiri suatu upacara di Gubernuran Medan beberapa hari yang lalu, meresmikan penyerahan rumah untuk korban tsunami di Madina dan mencanangkan pembangunan 5 proyek strategis di Sumut, juga semua Bupati dan Walikota hadir. Pada saat itulah Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing mengatakan kepada Pak Lundu Panjaitan SH dan Pak GM, bahwa beliau mendukung pembentukan Propinsi Tapanuli namun menanyakan di mana nanti ibukotanya. Ketika itu Pak Lundu memberikan saran, agar Bupati dalam surat dukungannya dapat membuat saran dan usul ibukota yang diinginkannya untuk bahan pertimbangan lebih lanjut.

Kalau Bupati Nias Binahati B Baeha SH seperti diketahui sudah sejak awal menyatakan mendukung. Dalam pertemuan Panitia Pemrakarsa Pembentukan Propinsi Tapanuli dengan DR GM Panggabean Sabtu kemaren, hadir anggota tim penasehat Lundu Panjaitan SH, Ketua Umum Panitia Manaor Silitonga, Sanggam SH Bakara (Wakil Ketua), Ir Hasudungan Butar-butar (Sekretaris), HR Sitanggang (Wakil Ketua), Ir Saut MP Simbolon IP MBA (Wakil Ketua), Jumokkas Hutagaol (Wakil Ketua) dan Aliozisokhi Fau SPd (anggota DPRD Sumut).Dalam pertemuan itu kemudian diputuskan pembagian tim untuk mendatangi daerah yang belum memberikan rekomendasi pembentukan Propinsi Tapanuli. Disepakati pula menurunkan tim untuk menjemput surat rekomendasi dukungan dari Bupati Humbahas yang akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Panitia Manaor Silitonga didampingi Ketua Sanggam SH Bakara dan Ir Hasudungan Butar-butar.

Tim ini akan berangkat dari Medan hari Minggu dan diharapkan Senin pagi (24/7) telah tiba di Kantor Bupati Humbahas.Keberangkatan ke Nias, akan disesuaikan dengan keberangkatan anggota-anggota DPRDSU asal pemilihan Nias yang akan kunker ke Nias dalam waktu dekat ini. Jadwal ke Dairi dan Pakpak Bharat juga akan ditetapkan sesegera mungkin. Perlu dikabarkan, Bupati Dairi DR Master Tumanggor juga menyatakan mendukung, namun meminta agar Panitia dapat turun ke Dairi untuk menjajagi pendapat masyarakat setempat. Dalam pertemuan dengan Pak GM Sabtu kemaren, anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Nias Aliozisokhi Fau SPd menegaskan elemen kemasyarakatan di Nias dan Nisel tetap mendukung dan siap bergabung ke Propinsi Tapanuli. Bahkan, 5 anggota DPRD Sumut asal Nias, termasuk dirinya menyatakan siap bergabung dalam Panitia Pemrakarsa Pembentukan Propinsi Tapanuli.

Selain berjuang dengan menyatukan dukungan dari elemen kemasyarakatan dan Pemkab/Pemko serta DPRD, Panitia juga tetap memperlengkapi berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk kelayakan penilaian.Dalam pertemuan yang berlangsung selama 2½ jam, kelihatan semua pengurus Panitia tetap bersemangat dan telah dirumuskan untuk ditindaklanjuti lebih lanjut. (A2/R1/d)

Sumber: harian SIB Online, 24 Juli 2006

Facebook Comments