Bagi sebagian orang Nias, belajar, menggunakan, dan mencintai Li Niha, sebuah warisan asli para leluhur dari etnik yang menamakan diri Ono Niha bukanlah merupakan sebuah kebanggaan. Ini tentu terkait langsung dengan pengalaman dan keseharian mereka bergulat dengan kehidupan - ketika mereka mengurus surat-surat di kantor-kantor pemerintah, berurusan dengan pengadilan, berbelanja di toko-toko, atau ketika mereka harus mencari nafkah di daerah lain. Dalam interaksi mereka dengan dunia luar, Li Niha kelihatannya kehilangan relevansinya sama sekali. (more…)
Archive for July 3rd, 2006
Page 1 of 11
Artikel Terbaru
- Mengelola Kebebasan - Bagian Penutup
- Mengelola Kebebasan - Bagian 3
- Mengenal Penyakit Kawasaki
- Pengumuman CPNS Nisel tidak sesuai urutan ranking
- Mengelola Kebebasan - Bagian 2
- Putri Nias Menimba Ilmu di Yogya
- Mengelola Kebebasan - Tantangan Bagi Masyarakat Ono Niha
- Refleksi Perlindungan Anak Korban Kekerasan-2008
- Kiamatkah Nias Pasca BRR?
- Tulisan-tulisan Pemutup Tahun 2008 dan Awal Tahun 2009 Nias Online