Kapal penumpang Surya Makmur Indah, yang berlayar dari Sibolga menuju Gunungsitoli, tadi pagi (Kamis 22 Juni 2006) sekitar jam 4.00 WIB. Kapal naas itu tenggelam setelah melewati P. Mursala dalam pelayaran di tengah cuaca buruk. Demikian sumber Yaahowu dari Gunungsitoli.

Belum ada informasi pasti tentang ada tidaknya korban. Akan tetapi seperti diberitakan Associated Press (AP), kapal naas itu membawa lebih dari 100 orang penumpang, dan baru sekitar 70 orang yang ditemukan dalam keadaan selamat. Menurut sumber Yaahowu, di antara para penumpang yang selamat adalah 4 orang Pastor dan 2 Suster. Dua orang frater (calon imam Katolik): Fr. Elias Dion dan Fr. Flavius Sibagariang termasuk dalam kelompok penumpang yang belum ditemukan. Ditambahkan, pencarian korban sore ini terpaksa dihentikan karena cuaca kembali memburuk.

Bencara semacam ini sudah sering terjadi di Indonesia. Selain cuaca curuk, faktor-faktor lain seperti longgarnya pengawasan terhadap kondisi kapal, kurangnya peralatan keselamatan diri, kelebihan penumpang dan muatan kapal merupakan penyebab klasik dari bencana ini.(01*)