Medan – Gempa yang berkekuatan besar yang dirasakan di Padang, Sumatera Barat, berpusat di Pulau Nias, Sumatera Utara. Gempa itu berpusat di kedalaman 33 km di dasar laut.
“Pusat gempa berada di kedalaman 33 kilometer di dasar laut. Jaraknya dari Teluk Dalam, sekitar 110 kilometer. Jadi cukup jauh,” kata staf Analisa BMG Wilayah I Sumatera Utara dan Aceh, Suyono saat dihubungi detikcom melalui jaringan seluler, Rabu (17/5/2006).
Menurut Suyono, gempa yang berkekuatan 6,9 SR ini terjadi sekitar pukul 22.28 WIB. Lokasi persisnya berada pada 0,12 Lintang Utara dan 96,95 Bujur Timur.
Menurut Suyono, getaran gempa ini dirasakan di Kabupaten Mandailing Natal dan Medan, dengan kekuatan antara I hingga II Modified Mercalli Intensity (MMI), yakni sebutan ukuran untuk besarnya efek yang dirasakan. Namun di Pulau Nias yang merupakan wilayah dua kabupaten, yakni Nias dan Nias Selatan, yang masih belum diperoleh keterangan, karena informasi belum masuk dari Stasiun Geofisika di Nias.
“Kemungkinannya lebih besar dari pada yang dirasakan di Medan. Bisa saja lebih dari II MMI, tapi untuk kepastian harus menunggu data dari Nias,” kata Suyono.
Kendati kekuatan cukup besar, bahkan terasa sampai ke Medan walau kecil namun sejauh ini dilaporkan tidak ada kerusakan di Nias. Karena pusat gempa cukup jauh dan berada puluhan kilometer di dasar laut.
Salah seorang warga Gunung Sitoli, Botaniman Telaumbanua, yang dihubungi detikcom menyatakan getaran memang dirasakan cukup kuat. Warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah, sambil berteriak.
“Setelah menunggu sekian lama di luar rumah, dan merasa sudah aman. Warga kemudian satu persatu mulai masuk rumah kembali. Sejauh ini diketahui tidak ada bangunan yang rusak. Namun di Nias Selatan, informasi yang saya terima, warga di sana panik, dan khawatir terjadinya tsunami akibat gempa. Mereka belum berani tidur sampai sekarang,” kata Telaumbanua.(ary)
Sumber: detiknews.com, 17 Mei 2006

Facebook Comments