Nias Sebaiknya Bergabung dengan Pemekaran Propinsi Tapanuli

Thursday, April 13, 2006
By susuwongi

Medan (SIB)

Anggota DPRD Sumut Aliozisokhi Fau SPd mengatakan, Pemekaran propinsi Tapanuli harus segera direalisasikan karena sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak sekali. Karena untuk mengurus Tapanuli itu harus orang-orang Tapanuli juga yang bisa mengolah tanah tandus seperti di Samosir menjadi subur. “Hanya orang Tapanuli yang bisa secara serius mengolah pembangunan Tapanuli,” kata Fau menjawab wartawan di Medan Minggu (9/4).

Tentang Nias bergabung atau tidak masuk ke propinsi Tapanuli, diharapkannya harus bergabung. Karena secara geografis Nias masuk wilayah Tapanuli dan bila terbentuk propinsi Tapanuli akan ada bergaining-bergaining politik dalam jabatan, baik struktural maupun jabatan politis.

Bila propinsi Tapanuli nantinya beribukota di Tapanuli Tengah maka akan memberi peluang besar untuk kabupaten Nias dan Nias Selatan. Bahkan nantinya akan diperjuangkan pembangunan Nias dan Tapteng itu seperti kota kembar. Dengan program pembangunan “Tapanuli growth” oleh Bupati Tapteng periode Drs Tuani Lumbantobing akan menjadi suatu acuan di Sumut untuk pengembangan zone perekonomian yang ada hubungannya dengan negara tetangga. Maka Nias diharapkan segera memberikan sikap bergabung atau tidak dengan propinsi Tapanuli. Jangan nanti menyesal seandainya propinsi Tapanuli terbentuk, katanya.

Apakah pembentukan propinsi Nias akan terbentuk atau tidak, maka diharapkan pembentukan propinsi menjadi batu loncatan untuk menuju arah kesana. Kalau Nias mau maju harus mampu bermain politik secara nasional, katanya.

Kalau rakyat sudah menginginkan maka tidak ada alasan bagi gubernur untuk tidak merealisasikan. Karena itu keinginan rakyat dan sesuai dengan amanah undang-undang. Maka tidak mungkin Gubsu Rudolf M Pardede mengabaikan amanah undang-undang, ini menjadi motivasi bagi Gubsu untuk segera merealisasikan pembentukan propinsi Tapanuli, tegasnya.

Menurut Aliozisokhi Fau, yang duduk di Komisi A – DPRDSU telah sering melakukan pertemuan kelompok warga Nias. Dan diharapkan media massa mendukung dan mensosialisasikan pemekaran propinsi Tapanuli. Menurut saya lebih banyak positifnya pemekaran propinsi Tapanuli dan Nias ikut bergabung. Lebih bermanfaat bagi Nias dan percepatan pembangunan akan terlaksana, tidak seperti selama ini tidak diperhatikan.

Sebagai contoh kata Fau, selama ini pengelolaan Danau Toba sebagai objek wisata secara alami saja dan juga pantai Sorake di Nias Selatan, tapi jika jadi propinsi diyakini pengelolaannya lebih profesional sehingga Danau Toba menjadi daerah “emas dan primadona” seperti Bali. Selama ini kedua lokasi wisata tersebut terabaikan dan kurang perhatian. Terlebih Nias khususnya selama ini terabaikan, setelah ada gempa dan tsunami kini menjadi perhatian dunia dan diharapkan Nias dapat berkembang. (A9/t)

Sumber: Harian SIB online, 12 April 2006

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

April 2006
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930