Medan, (Analisa)

Tepat saat peringatan setahun terjadinya bencana alam gempa bumi di Nias, TNI bekerjasama dengan militer AS (US PACOM) menyelesaikan proyek pembangunan dua unit jembatan dan sekolah senilai 1,3 juta dolar AS di Nias Selatan, Selasa (28/3).

Selesainya operasi ini dengan sukses membuka peluang bagi militer AS dan TNI untuk membangun kemitraan istimewa dalam misi kemanusiaan, yang telah berhasil dicapai di tengah-tengah operasi pemulihan darurat yang dilakukan menyusul bencana tsunami 26 Desember 2004 dan gempa bumi 28 Maret 2005.

Hal ini sekaligus menjadi simbol bagi persahabatan serta kerjasama militer yang terus meningkat antara kedua negara terutama pasca pencabutan pembatasan kerjasama di bidang pertahanan antara Pemerintah RI-AS beberapa waktu lalu.

Penyelesaian misi kemanusiaan pembangunan dua jembatan penghubung di Desa Halisi dan Desa Eho serta dua unit sekolah di Desa Teluk Dalam sebelumnya ditargetkan berlangsung selama empat bulan (sejak 8 Desember 2005 hingga 4 April 2006), namun ternyata berhasil diselesaikan tepat pada tanggal peringatan setahun gempa bumi Nias, Selasa (28/3).

Duta Besar AS B Lynn Pascoe pada upacara penutupan bhakti TNI bantuan kemanusiaan di Pulau Nias, Selasa (28/3) memuji para anggota militer atas keberhasilan yang telah diraih serta keteguhan masyarakat Nias dalam menghadapi tragedi bencana.

AWAL BARU
Dikatakannya, pembangunan sekolah dan jembatan ini akan memberikan harapan akan sebuah awal yang baru bagi masyarakat Nias pasca-bencana alam tsunami dan gempa bumi.

Pascoe mengucapkan selamat kepada para anggota TNI dan militer AS yang telah bekerja sama berdampingan selama pembangunan berlangsung terutama atas kerja keras dan dedikasinya.

“TNI-US PACOM telah melakukan suatu pekerjaan yang luar biasa, di mana proyek ini merupakan contoh kerjasama yang baik militer kedua negara,” tegasnya.

Pascoe menambahkan, persahabatan yang erat dan berkembang antara AS dan Indonesia turut meningkatkan kehidupan masyarakat untuk mewujudkan perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik.

Markas Besar Komando Pasifik AS di Honolulu, Hawaii, mengalokasikan dana dan bantuan kemanusiaan senilai 1,3 juta dolar AS untuk membiayai pembangunan kedua sekolah yang terletak di Nias Selatan dan kedua jembatan yang terletak di ruas jalan yang membentang dari utara ke selatan di sisi barat pulau tersebut.

Selama pelaksanaan proyek, sekelompok kecil tentara Urusan Sipil Angkatan Darat AS dan satuan Konstruksi Angkatan Laut AS (Seabeas) bermitra dengan sebuah batalyon Zeni TNI yang di tempatkan di luar Makassar. Dalam misi ini TNI mengerahkan sekitar 447 personil Batalyon Zeni di tempatkan di luar Makasar.

Sekitar 396 personil Yon Bhakti TNI terdiri dari 300 personil Yon Zipur 8 Kodam VII/WRB, 65 personil dari Ki Pasmar I Surabaya, 31 personil Paskhas 463 Bandung, 36 personil Kodam I/BB, 10 personil dari staf Mabes TNI sebagai koordinator.

Pada upacara penutupan bhakti TNI bantuan kemanusian di Pulau Nias bertindak sebagai inspektur upacara Pangdam I/BB Mayjen TNI Liliek AS Sumaryo yang diwakili Kasdam I/BB Brigjen TNI Wilono DJati Wiyono dan dihadiri Gubsu, Dankosek Hanudnas, Danlantamal l Belawan, Danrem 023/KS, Asrendam I/BB, Aster Kasdam I/BB, rombongan dari Puspen TNI, Bupati Nias Selatan, DPRD Nias Selatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan pelajar serta pasukan Batalyon 125/SMB. (aru)

Sumber: analisadaily online, 29 Maret 2006

Facebook Comments